beritaantaranews.id – Mandailing Natal, Setelah sukses menggelar lomba cerdas cermat tingkat pelajar sederajat pada Selasa 11 Agustus kemarin, hari ini, Rabu (12/8/26) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina menggelar lomba Marturi dan seni tari yang dilaksanakan di Taman Kota Panyabungan. Acara ini diikuti sebanyak 288 peserta yang terbagi dalam 16 grup tingkat SD, 12 grup SMP, dan sembilan grup SMA.

 

Marturi sendiri merupakan salah satu warisan budaya Mandailing yang sarat dengan nilai, pendidikan, kebersamaan, dan identitas masyarakat.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Faisal Situmorang mengatakan, lomba ini merupakan program bidang kebudayaan yang bertujuan untuk melestarikan nilai nilai budaya, seni, dan budi pekerti masyarakat.

 

“Selain untuk melestarikan budaya dan juga tradisi daerah, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam memeriahkan HUT ke-81 RI di Kabupaten tercinta ini,” kata Faisal.

Faisal melaporkan, total peserta yang mengikuti dua perlombaan ini mencapai 576 orang. Untuk lomba marturi terdapat sekitar 288 peserta yang terbagi dalam 16 grup tingkat SD, 12 grup SMP, dan sembilan grup SMA.

 

Sementara untuk lomba seni tari diikuti sekitar 288 peserta, dengan rincian 20 grup tingkat SD dan 18 grup tingkat SMP.

 

Faisal menjelaskan, lomba ini tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan bakat dan kreativitas pelajar di bidang seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

 

“Kita ingin anak anak kita berani tampil, memiliki kreativitas dan membentuk karakter. Mereka juga diharapkan semakin mencintai budaya daerah serta menghargai keberagaman seni yang ada di Madina,” pungkas Faisal. (Dt)