Bantaeng – Armadanews.co.id –Sungguh sangat memperihatinkan dan menyedihkan jika masyarakat yang ingin berusaha tuk mengembangkan usahanya, terkendala dengan beberapa hal dia antara modal usaha, alat peralatan pertukangan serta lain-lain sebagainya.

Baru-baru ini Ahmad Habil saat di konfirmasi di kediaman nya tentang usahanya, mengungkapkan mengungkapkan keluh kesahnya oleh awak media ini. Rabu 22 Oktober 2025.

Bahwa sudah kurang lebih enam tahun lamanya saya membuka usaha mebel yakni bidan pertukangan, tak ada perhatian serta kepedulian oleh pihak pemerintah dalam hal ini kabupaten ataukah dinas terkait, padahal saya sudah pernah bermohon ke pemerintah kabupaten untuk bekerjasama dan juga meminta bantuan modal tuk mengembangkan usaha saya ini.

Akan tetapi sampai sekarang tidak ad tanggapan maupun kerjasama serta bantuan yang sy harapkan, padahal setiap tahun ada pajak yang kami bayar setiap tahun.” Jelas Ahmad Habil

Sembari awak media ini, jadi selama enam tahun anda membuka usaha mebel tersebut apa saja yang anda buat lalu jual kemana. Jujur kalau hal itu, kursi, bangku, lemari, tempat tidur ( spirinbet ) dan lain-sebaginya, ada pun yang saya jual atau hasil kan sesuai dari pesanan masyarakat kabupaten Bantaeng dan Bangkan di luar kabupaten bantaeng.” Jelasnya Ahmad Habil

Lanjut Ahmad Habil sebagai masyarakat atau pengusaha lokal yang bertempat tinggal di Dusun Dampang Talaka RT, 002/RW, 003 Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan, jujur saya pengen dan ingin mengembangkan usaha ini akan tetapi terkendala dengan modal usaha serta alat pertukangan, oleh karena itu saya pribadi sebagai masyarakat Bantaeng  (pengusaha lokal/kecil) dengan adanya media ini berharap pihak pemerintah menenga keatas baik kabupaten, provinsi dan pusat agar memperhatikan maupun peduli serta memberikan bantuan untuk kemajuan usaha kami dan juga bekerjasama, demi kemajuan usaha kami, sebab ada beberapa anggota keluarga ataukah pekerjaan saya yang menghidupi keluarganya dari hasil usaha ini ataupun penjualan kami. (Askari Lmp)