beritaantaranews.id – Mandailing Natal, Pelaksanaan sosialisasi hari lingkungan hidup sedunia dan pencegahan demam berdarah dengue (DBD) yang dilaksanakan oleh PT Sorikmas Mining di SMA Negeri 1 Siabu berjalan sukses, sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan juga kelestarian alam.

 

Dalam sosialisasi tersebut, PT Sorikmas Mining hadir sebagai mentor utama yang memberikan berbagai materi penting seputar pelestarian alam. Terlihat para siswa/i antusias menyimak pemaparan tata cara sanitasi yang sehat dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, hingga edukasi teknis mengenai cara membedakan air bersih dan air sehat untuk dikonsumsi sehari hari.

 

Kegiatan ini untuk menanamkan kesadaran kepada para pelajar sejak dini, mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memahami ekosistem alam, serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah berbagai potensi penyakit.

 

Sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada isu lingkungan secara makro saja, kegiatan ini juga menggandeng Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Siabu untuk memberikan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan penyakit demam berdarah yang kerap mengancam saat musim pancaroba.

Akbar Komaini, Kepala Puskesmas Siabu juga turut memberikan materi kepada para siswa mengenai langkah langkah antisipatif dalam memberantas sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, sekolah, maupun lingkungan guna menekan angka kasus DBD.

 

Muhammad Arif, Kepala SMA Negeri 1 Siabu menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, momen ini sangat tepat karena bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia.

 

“bertepatan dengan hari lingkungan hidup sedunia, PT Sorikmas Mining melakukan sosialisasi tentang lingkungan hidup. Para siswa mendapatkan pemahaman tentang lingkungan hidup dan ekosistemnya serta materi lainnya terkait lingkungan. Para siswa juga memperoleh ilmu bagaimana membedakan air bersih dan air sehat,” kata Muhammad Arif, Rabu (22/7/26)

 

Melalui sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Siabu dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya peduli terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga aktif menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat Kabupaten mandailing natal. (dt)