beritaantaranews.id – Mandailing Natal, Warga yang berkomitmen dilingkungan VI Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, kecewa dengan pelaksanaan program pembangunan sanitasi yang ada di lingkungan mereka.

 

Pasalnya, meskipun bangunan utama dan fasilitas penampungan air limbah sudah terpasang lama, namun hingga saat ini fasilitas tersebut belum bisa digunakan beberapa warga penerima bantuan.

 

Penyebab utamanya sangat mendasar yakni, saluran pipa penghubung dari rumah warga ke instalasi sanitasi belum disambungkan sama sekali.

 

Akibatnya, fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar tersebut, terkesan tidak memberikan manfaat bagi kebutuhan warga akan akses sanitasi yang layak.

 

“Sampai sekarang kami belum bisa memakainya. Pipa dari rumah ke tempat penampungan belum ada yang disambung. Sudah kami tanyakan berkali kali, belum ada jawaban pasti kapan pekerjaan itu akan diselesaikan,” ungkap seorang warga Lingkungan VI yang enggan disebutkan namanya, Kamis (7/8/26).

 

Warga menduga pembangunan tersebut terkesan terburu buru hanya untuk mengejar target selesai proyek secara fisik, tanpa mempedulikan fungsi agar benar benar bisa dinikmati oleh masyarakat.

 

Padahal tujuan utama program sanitasi adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan lingkungan dan kenyamanan hidup warga masyarakat terutama penerima manfaat.

 

 

“Kalau hanya bangunan fisiknya yang berdiri, tapi tidak ada pipanya disambungkan, percuma saja. Kami tetap tidak bisa buang air atau membuang air limbah ke sana. Malah sekarang jadi terlihat berantakan karena belum selesai maksimal,” sambung warga lainnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pihak kelurahan, terkait alasan keterlambatan penyambungan pipa tersebut.

 

Warga berharap agar pihak pengembang atau instansi terkait, segera meninjau lokasi guna menyelesaikan sisa pekerjaan yang tertunda, serta memastikan fasilitas tersebut benar benar berfungsi sebagaimana mestinya.

 

Warga juga meminta agar hal ini tidak dibiarkan berlarut larut, mengingat sanitasi yang buruk dapat menimbulkan risiko penyakit dan mengganggu kenyamanan hidup sehari hari bagi warga di lingkungan VI Kelurahan Panyabungan III. (*)