beritaantaranews.id – Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution apresiasi kolaborasi antara masyarakat Kecamatan Puncak Sorik Marapi dengan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang bertindak cepat menangani irigasi yang rusak.

 

Apresiasi itu disampaikan Wakil Bupati Madina, saat meninjau titik irigasi yang rusak di Desa Hutalombang, Senin, (10/8/26).

 

Dia (Atika) hadir bersama Pj. Sekda Afrizal Nasution, Plt. Kadis PUPR Sahnan Pasaribu, Plt. Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kaban BPBD Mukhsin Nasution, perwakilan PUPR Provinsi, Camat Zulhidayat, dan sejumlah kepala desa.

 

Atika mengatakan, berdasarkan pemantauan, penanganan sementara ini rampung dalam dua hari ke depan. Ia menilai langkah yang diambil oleh masyarakat dan perusahaan cukup krusial guna menyelamatkan sawah petani dari ancaman gagal tanam maupun gagal panen.

 

Wakil bupati menerangkan, irigasi tersebut mengaliri ratusan hektare sawah di dua kecamatan, Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi. Maka dari itu, koordinasi antara camat, kepala desa, masyarakat, dan perusahaan mutlak dibutuhkan agar perbaikan bisa segera tuntas.

 

“Ada ratusan hektar sawah yang dialiri irigasi ini, dengan dilakukannya gotong royong dan dibantu pihak perusahaan keluhan petani dapat teratasi sementara,” kata Atika.

 

Sahnan Pasaribu pelaksana tugas (Plt) kepala dinas PUPR mengatakan, untuk penanganan permanen Pemkab Madina melalui SDA provinsi mengusulkan dukungan anggaran, khususnya pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT).

 

Sahnan mengungkapkan, tingkat kerusakan irigasi tersebut cukup parah sehingga perlu dilakukan pembahasan khusus untuk penanganan permanen dan memasukkannya ke dalam RKPD atau program prioritas infrastruktur.

 

Koordinator CD&CR PT SMGP Ade Robi memastikan perusahaan akan membantu dan memfasilitasi perbaikan sementara ini sehingga bisa mengatasi keluhan warga.

 

“Saat ini masyarakat Desa Huta Lombang bersama pihak perusahaan telah memulai pengerjaan saluran irigasi. Ini wujud komitmen perusahaan yang selalu tanggap terhadap keluhan masyarakat di sekitar WKP,” kata dia.(Rls)